Bab 27 Makna Mendalam Tentang Sanggah Surya.
Bab 27 Makna Mendalam Tentang Sanggah Surya. Setiap kali ada piodalan besar di pura atau desa adat, pasti kita melihat Sanggah Surya berdiri kokoh di sisi timur laut, lengkap dengan perlengkapan khas: pohon pisang keladi yang masih utuh dengan batang, daun, buah, dan jantungnya, disertai pohon peji serta pohon nuduh. Ada aturan ketat: jika pisang keladi tidak ada, hanya boleh diganti pisang kayu, dan di banyak desa adat, wajib ada buah beserta jantungnya, tidak boleh kurang sedikit pun. Banyak yang mengira ini sekadar hiasan atau tradisi turun-temurun saja, padahal setiap bagian memiliki makna rohani yang sangat dalam, tertulis jelas dalam lontar-lontar kuno seperti Lontar Tatwa Upakara, Lontar Manik Jawa, dan Lontar Kamadhatu, yang menjadi pedoman pelaksanaan upacara di Bali. Mari kita urai satu per satu maknanya, agar pemahaman kita bukan sekadar ikut-ikutan, melainkan berdasar pengetahuan suci. Pertama, kita harus pahami fungsi utama Sanggah Surya sendiri. Menurut Lontar Kamad...